Pemkab Kuansing Ajukan Program Budidaya Tematik ke KKP, Dukung Kebutuhan Ikan untuk MBG

Pemkab Kuansing Ajukan Program Budidaya Tematik ke KKP, Dukung Kebutuhan Ikan untuk MBG

JAKARTA (RIAUSKY.COM) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan peluang program strategis dari pemerintah pusat. Atas arahan Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, Wakil Bupati Muklisin melakukan langkah proaktif dengan mengajukan sejumlah proposal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pada Selasa (21/4/2026), Wakil Bupati Muklisin bersama Kepala Bappeda Hendra Roza, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Andri Yama, serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Ahmad Hery melakukan kunjungan kerja ke Kantor KKP di Jakarta. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bidang Perencanaan KKP, Siddiq.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kuansing mengajukan beberapa program prioritas, di antaranya program budidaya tematik di sektor perikanan yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Hari ini kita mengajukan proposal program-program ke Kementerian Kelautan dan Perikanan, salah satunya budidaya tematik,” ujar Wakil Bupati Muklisin.

Ia menjelaskan, usulan tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan ikan di Kabupaten Kuantan Singingi yang terus meningkat, terutama dalam mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini, terdapat sekitar 21 dapur MBG yang tersebar di 15 kecamatan di Kuansing. Seiring bertambahnya jumlah dapur dan meningkatnya konsumsi masyarakat, kebutuhan ikan diperkirakan akan terus meningkat.
“Permintaan ikan untuk program ini belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh petani ikan lokal. Karena itu, kita berharap dukungan KKP untuk menghadirkan program budidaya di Kuansing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muklisin menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang diusung Bupati Suhardiman Amby, khususnya dalam pengembangan pertanian terpadu yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
“Kita ingin konsep pertanian terpadu ini berjalan optimal, sehingga mampu meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Pemkab Kuansing menargetkan proposal yang diajukan pada tahun 2026 dapat direalisasikan pada tahun 2027 sebagai lokasi pelaksanaan program (lokus kegiatan).
“Kita berharap tahun depan sudah dapat dieksekusi,” ujar Muklisin optimistis.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan KKP, Siddiq, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti usulan yang disampaikan.
“Sepanjang selaras dengan program kementerian, tentu akan kita pelajari dan tindak lanjuti untuk pelaksanaan ke depan,” ujarnya.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional