Bonita Beres, Kini Harimau Sumatera Malah Teror Warga di Daerah Ini, Anjing Peliharaan Mati Diterkam

Bonita Beres, Kini Harimau Sumatera Malah Teror Warga di Daerah Ini, Anjing Peliharaan Mati Diterkam
Ilustrasi

RIAUSKY.COM - Setelah persoalan harimau Bonita di Indragiri Hilir selesai, justru warga di daerah ini mulai khawatir dengan kemunculan seekor harimau sumatera, kabarnya anjing warga juga mati diserang hewan buas itu.

Sebelumnya petani Lubuk Tabun, Renah Pemetik yang resah dengan harimau, saat ini petani yang berada di lokasi perkebunannya di Desa Masgo, Kecamatan Bukit Kerman diteror harimau. 

Menurut petani setempat sudah berapa hari belakangan ini harimau berkeliaran di lokasi perkebunan warga, bahkan seekor anjing peliharaan milik petani mati diserang harimau.

Salah seorang petani desa Masgo, tepatnya di Perikan Tengah, Tabri mengatakan dalam beberapa waktu belakangan ini para petani di lokasi perkebunan desa Masgo was-was akan berkeliarnya harimau di lokasi perkebunan petani, apalagi pada malam harinya.

Bahkan, dirinya harus kehilangan anjing peliharaannya karena jadi korban serangan harimau di lokasi perkebunan miliknya, pada Senin malam (30/4). "Saya sempat dengar suara anjing saya menjerit sekali, setelah itu terdiam, saya tidak berani keluar pondok saya di kebun," ungkapnya Rabu (2/5) seperti dilansir Tribun Jambi.

Bahkan, lanjutnya pada pagi harinya dirinya langsung keluar pondok melihat keadaan anjing peliharaannya, namun dilokasi dirinya mendapati anjing peliharaannya telah mati secara mengenaskan.

"Saya mendapati anjing saya mati, disekitar lokasi saya mendapati banyak jejak harimau. Saya takut dan langsung pulang ke rumah saya di Desa Debai," katanya.

Dijelaskannya, keberadaan harimau di Masgo sudah terjadi sejak lama, sebelumnya harimau sampai beberapa ekor sempat berkeliaran di lokasi perkebunan warga, dengan jumlah tiga ekor sampai lebih. Bahkan, para TNKS sempat turun untuk menyelesaikan konflik antar manusia dan harimau tersebut.

"Pihak TNKS sempat mengusirnya, hingga harimau lari ke wilayah hutan, setelah itu kami aman. Tapi beberapa waktu belakangan ini kembali terjadi," jelasnya.

Sedangkan Kepala BB TNKS Kerinci Nurhamidi dikonfirmasi mengatakan belum medapat laporan dari warga. Namun pihaknya akan segera melakukan pengecekan. Karena memang kawasan Masgo dan Renah Pemetik kerap harimau keluar dari hutan TNKS hingga masuk perkebunan. "Belum ada laporan, nanti akan kita cek," ujarnya. (R02)

Listrik Indonesia

#Karyawati Tewas Dimangsa Harimau

Index

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional