Panipahan Membara, 22 Unit Rumah dan Bangunan Ludes Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia

Jumat, 23 Oktober 2020 | 20:45:57 WIB
Panipahan Membara, 22 Unit Rumah dan Bangunan Ludes Terbakar, Satu Orang  Meninggal Dunia
Ket Foto : Ilustrasi kebakaran.

BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Kebakaran hebat melanda Panipahan, kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Rokan Hilir, Jumat (23/10/2020).

Sebanyak 22 unit rumah dan bangunan  ludes terbakar oleh api. Satu orang warga juga dilaporkan meninggal dunia dalam musibah tak terduga yang terjadi pada dinihari sekitar pukul 02.30 WIB.

Seorang warga bernama Kian He (46) ditemukan tewas terpanggang di dalam rumahnya dalam musibah itu. Sementara kerugian akibat musibah ini ditaksi berkisar Rp1 miliar lebih.

Kebakaran hebat tersebut dilaporkan terjadi di jalan Senangin RT 01 RW 04 Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik  melalui Kapolsek Panipahan, Iptu Boy Setiawan SAP Msi saat dikonfirmasi dumaiposnews.com menjelaskan, bahwa ke 22 unit rumah yang terbakar tersebut, masing-masing milik Topit Hong, Hecu, Pogek, Madiwan, Kimsuan, Wekok, Kopiciong, Santoi, Cin Hok, Linhui, Lohong Bi, Saikuang, Bagan, Tongsuan, Ope, Acin, Bunkian, Ciau, Abi, Kian He, dan rumah Kahwa.

Kapolsek juga menyebutkan, bahwa peristiwa kebakaran itu bermula pada Jumat (23/10) sekira jam 02:30 Wib saat salah seorang warga bernama Said yang juga merupakan petugas jaga malam sedang berjaga di Pos Ronda yang berada di Simpang Jalan Senangin RT 001 RW 004 Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Palika.

Dimana saat itu Said melihat meteran listrik (kwh) yang ada dirumah Kian He telah mengeluarkan percikan dan asap. Melihat hal tersebut, Said membangunkan warga dengan cara memukul tiang listrik secara berulang kali agar warga terbangun.

Tidak berapa lama api yang berasal dari rumah Kian He langsung membesar, dan menyambar rumah warga yang berdekatan dengan rumah Kian He yang juga terbuat dari kayu.

Hembusan angin yang meniup pada malam dini hari itu semakin membuat api semakin bergelora dan memudahkan api melalap semua dinding rumah yang berdekatan. Dan kurang lebih dua jam lamanya api membakar 22 yang terbuat dari kayu tersebut.

Dengan mengandalkan peralatan mesin pompa milik Polsek Panipahan, warga masyarakat bersama dengan personil kepolisian berjibaku untuk memadamkan kobaran api.

” Kuat dugaan bahwa penyebab terjadinya kebakaran tersebut terjadi karena adanya arus pendek listrik, ” jelas Kapolsek Panipahan, Iptu Boy Setiawan.(R03)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS