Lebih dari 4.900 Menjadi Penerima DTH Wilayah Sumatra Utara

Lebih dari 4.900 Menjadi Penerima DTH Wilayah Sumatra Utara

KUALANAMU (RIAUSKY.COM)– Lebih dari 4.900 kepala keluarga (KK) menjadi target penerima dana tunggu hunian (DTH) di Sumatra Utara pascabencana banjir dan longsor. Distribusi bantuan terbesar yang mendapatkannya tinggal di wilayah Tapanuli Tengah.

Data BNPB per hari ini, Sabtu (10/1), total penerima target DTH berjumlah 4.958 KK. Skema bantuan juga diberikan dalam bentuk hunian sementara atau huntara. Berikut ini sebaran keluarga penerimta DTH di enam wilayah administrasi kabupaten dan kota di Sumatra Utara. Penerima DTH di Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 2.245 KK, Tapanuli Selatan 1.387 KK, Langkat 714 KK, Kota Sibolga 330 KK, Humbang Hasundutan 165 KK dan Tapanuli Utara 117 KK. 

Penerima huntara di Provinsi Sumatra Utara berjumlah 1.057 KK 

Di wilayah Tapanuli Tengah, jumlah rumah rusak berat sebanyak 2.460 unit. Penerima manfaat bantuan huntara sebanyak 215 KK dan DTH 2.245 KK. Penerima DTH yang telah ditetapkan by name by address oleh pemerintah daerah sebanyak 721 KK. Penyaluran DTH tahap pertama yang sudah terealisasi baru 19 KK. Tahap kedua masih dalam proses pendataan. 

Sedangkan sebaran huntara, pembangunannya berlokasi di Kecamatan Tuka 72 unit, Kecamatan Taian Alui 75 unit, Kecamatan Pandan 500 unit, Kecamatan Tukka 8 unit. 

Di Tapanuli Selatan, total rumah rusak berjumlah 2.189 unit. Skema bantuan hunian tahap pertama berupa DTH sudah tersalurkan sejumlah 197 rekening. Sisanya masih dalam proses pendataan. Sedangkan huntara, hunian yang telah siap 100 persen sebanyak 15 unit. 

Sebaran huntara di Kabupaten Tapanuli Selatan berada di Kecamatan Batang Toru, Angkola Sangkunur, Sipirok serta 4 kecamatan lain berupa huntara in situ. 

Di Kota Sibolga, rumah rusak berat sebanyak 376 unit. Di wilayah ini, keluarga yang rumahnya rusak mengajukan skema DTH. Pemerintah kota telah menetapkan sebanyak 226 untuk tahap I penerima DTH, sedangkan sisanya masih menunggu penetapan Wali Kota. 

Sementara itu, di Langkat total rumah rusak berat mencapai 714 unit. DTH telah disalurkan kepada 333 penerima, sisanya masih dalam proses. Seluruh penerima DTH di kabupaten ini telah ditetapkan oleh Bupati melalui SK Bupati No.900-82/K/2025 yang menetapkan total 714 KK. 

Di Kabupaten Humbang Hasundutan, rumah rusak berat sebanyak 42 unit. Namun penerima bantuan sebanyak 165 KK. Hal tersebut disebabkan 123 KK yang rumahnya berada dalam kondisi terancam atau dalam zona merah. Sebanyak 117 keluarga dari total 165 penerima telah tersalurkan ke masyarakat.. 

Terakhir di wilayah Tapanuli Utara, rumah rusak berat berjumlah 175 unit. Penerima DTH tahap I yang tersalurkan sebanyak 82 KK dan 10 unit huntara telah selesai dibangun. Total huntara di Tapanuli Utara sebanyak 40 unit. Penyelesaian sisa huntara ditargetkan hingga akhir Januari 2026.  

Pemerintah pusat akan memberikan DTH kepada keluarga yang telah ditetapkan sebagai penerima oleh pemerintah daerah. Bantuan sebesar Rp600.000 per bulan tersebut akan diberikan selama tiga bulan. Skema bantuan disalurkan hingga hunian tetap selesai dibangun bagi keluarga yang rumahnya rusak berat.(R02)


 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional