PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa dalam Penanganan Kegawatdaruratan Guna Mewujudkan Lingkungan Kampus yang Tanggap terhadap Kondisi Darurat Medis, Universitas Islam Riau (UIR) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestisiologis dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) menggelar kegiatan Peningkatan Pengetahuan Keterampilan dan Pelatihan.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, (12/05/2026) diRuang Auditorium lantai IV Gedung Rektorat UIR ini menjadi bentuk komitmen UIR dalam menciptakan lingkungan kampus yang sigap, aman, dan responsif terhadap kondisi darurat medis.
Acara turut dihadiri oleh Kepala Biro Umum (BU) UIR Tati Maharani, S.P.,M.P, Kepala Badan Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) UIR Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si, M.A, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (BDSM) UIR Dr. Mursyidah, S.Si., M.Sc, Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Assoc. Prof. Dr. H. Asrol, M.Ec, serta ketua PERDATIN dr. Tengku Arfi Sulaiman, SP.An-TI beserta tim yang juga sebagai narasumber kegiatan.
Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H diwakili Kepala Biro Umum UIR Tati Maharani, S.P.,M.P menyampaikan .Pelatihan ini diadakan sebagai salah satu upaya untuk merespons niat baik PERDATIN dalam melaksanakan pelatihan peningkatan pengetahuan dan keterampilan civitas akademika terkait penanganan kegawatdaruratan guna mewujudkan lingkungan kampus yang tanggap terhadap kondisi darurat medis
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena kegiatan ini berkaitan erat dengan program keselamatan, kesehatan kerja (K.3), dimana K.3 menjadi tupoksi dari biro umum berdasarkan SOTK UIR, aspek K3 menjadi fokus utama dalam PERMENDIKBUDRISTEK Nomor 53 Tahun 2023 mengenai penjaminan mutu Pendidikan Tinggi, dimana penerapan aspek keselamatan dan keamanan sebagai kriteria minimal penjamin mutu perguruan tinggi menjadi hal yang penting ”, terang Tati Maharani, S.P.,M.P.
Sejalan dengan itu dr. Tengku Arfi Sulaiman, SP.An-TI menyampaikan pelatihan ini merupakan bagian dari visi Perdatin dalam rangka mewujudkan visi Perdatin Riau, yaitu “Riau Aman Henti Jantung”, dimana visi ini sudah di sosialisasikan juga ke kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan juga kepada Gubernur Riau.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan civitas akademika UIR dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan medis di lingkungan kampus. Dalam hal ini UIR berupaya membentuk komitmen dalam membangun budaya kampus yang peduli terhadap keselamatan dan kesehatan bersama. (hms/smh)
Listrik Indonesia

