Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, Mendagri Serahkan Penghargaan Pada WaliKota Agung Nugroho

Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, Mendagri Serahkan Penghargaan Pada WaliKota Agung Nugroho
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho sebagai kepala daerah yang dinilai berhasil menanggulangi kemiskinan dan stunting.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atas keberhasilannya dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, kepada Walikota Pekanbaru, H Agung Nugroho pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Forum Akselerator Negeri yang dilaksanakan  di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi  sekaligus pengakuan Pemerintah Pusat terhadap kinerja Pemerintah daerah yang dinilai mampu  meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program strategis yang berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan stunting di tengah masyarakat.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegaskan, sebagai negara dengan jumlah pemerintah daerah (Pemda) yang banyak dan beragam, peningkatan kinerja daerah menjadi tantangan yang tidak sederhana.

Ia menilai capaian kinerja antardaerah masih bervariasi sehingga perlu terus didorong melalui kompetisi yang sehat.

“(Memang) ada kepala daerah yang tentunya bagus, ada juga mungkin rata-rata air, dan ada juga yang perlu untuk meningkatkan kemampuannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah keterbukaan informasi, capaian positif Pemda perlu mendapatkan ruang publikasi yang memadai agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih berimbang.

“Oleh karena itu, perlu ada exposure, harus ada pemberitaan. Sesuatu yang bagus kalau tidak diberitakan, orang tidak [akan] tahu,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemendagri melaksanakan acara ini dengan menetapkan empat kategori utama penilaian, yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memberi sambutan pada Acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Forum Akselerator Negeri yang digelar di Palembang, Sabtu, 25 April 2026.

Walikota Agung Nugroho, secara terpisah mengungkapkan, penghargaan yang berhasil diraih tak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga masyarakat.

Ia menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama yang terus didorong secara berkelanjutan.

"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah melalui program zero stunting. Program ini menjadi fokus utama kami dalam memastikan tidak ada lagi kasus stunting di Pekanbaru," ucapnya.

Untuk penanganan stunting, terang Walikota Agung, di 2025 lalu Pemko Pekanbaru mengerahkan seluruh kader posyandu yang tersebar di setiap kelurahan.

Para kader tersebut berperan aktif dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi kepada masyarakat, serta pendampingan bagi keluarga yang berisiko.

Langkah tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Selain itu, intervensi yang dilakukan secara langsung di tingkat masyarakat juga mampu mempercepat penanganan kasus yang ditemukan.

Tidak hanya itu, upaya penanggulangan kemiskinan juga dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan akses terhadap layanan dasar.

Pemerintah Kota Pekanbaru berupaya memastikan bahwa bantuan dan program yang disalurkan tepat sasaran serta mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Selain menerima penghargaan, Walikota Agung Nugroho juga memperoleh dana apresiasi dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memperkuat dan melanjutkan program zero stunting di Pekanbaru.

“Dana ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung keberlanjutan program zero stunting, agar hasil yang telah dicapai bisa terus ditingkatkan,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran di Pemko Pekanbaru untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, capaian ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata.

"Jadi, penghargaan yang diterima bukanlah tujuan akhir yang ingin kita capai. Tetapi bagaimana dengan penghargaan ini bisa memotivasi kita untuk bekerja lebih ekstra guna menyelesaikan persoalan kemiskinan dan stunting di Kota Pekanbaru," tutup Walikota.

Untuk Kota yang berhasil menanggulangi kemiskinan dan stunting, ada tiga daerah yang menerima penghargaan dari kemendagri, masing-masing adalah Kota Pekanbaru, Kota Sungai Penuh dan Batam.(R06)

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional