Panen Padi Bersama

Produktivitas Penanaman Padi Rambah Samo Naik Menjadi 8,9 Ton Gabah Kering Per Hektare

Produktivitas Penanaman Padi Rambah Samo Naik Menjadi 8,9 Ton Gabah Kering Per Hektare

PASIR PENGARAIAN (RIAUSKY.COM)-  Bupati Rokan Hulu, H Anton, Ketua DPRD Sumiartini, Polres dan Kejari juga Perum  Bulog juga petani  melaksanakan panen  padi bersama di  Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, Senin (7/9/2026).

Panen padi ini merupakan langkah besar keberhasilan pengembangan sektor pertanian padi di Rokan Hulu yang dilaksanakan langsung dibawah binaan Dinas  Tanaman Pangan dan Hortikultura yang totalnya mencapai 400 hektare.

Setibanya di lokasi, Bupati Anton bersama rombongan terjun langsung ke areal persawahan untuk memanen padi sekaligus mengoperasikan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) modern yang disediakan pemerintah demi mempermudah aktivitas para petani.

Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Samsul Kamar melaporkan bahwa kegiatan ini didanai oleh Anggaran Tahun 2026 yang mencakup penyaluran bantuan benih untuk 400 hektare lahan di Rokan Hulu, dengan 170 hektare di antaranya dialokasikan khusus untuk Kecamatan Rambah Samo.

Berdasarkan hasil uji ubinan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura di lokasi panen Desa Rambah Baru, produktivitas padi sawah kali ini mencatatkan rekor luar biasa mencapai 8,9 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP).Angka ini melonjak signifikan dibandingkan rata-rata produktivitas padi sawah tahun 2025 yang berada di angka 6,92 ton/ha.

Dalam arahannya, Bupati Anton memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras para petani dan seluruh pihak yang terlibat.

"Panen hari ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras melahirkan hasil. Dari tangan para petani, kita tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga kemandirian daerah. Pertanian harus kita jadikan kekuatan ekonomi sekaligus fondasi utama ketahanan pangan Rokan Hulu," tegas Bupati Anton.

Rokan Hulu memiliki potensi besar sebagai penyangga pangan Provinsi Riau. Dari total Luas Baku Lahan Sawah sebesar 1.432 hektare, terdapat sekitar ±1.100 hektare lahan aktif yang tersebar di 8 kecamatan. Khusus Kecamatan Rambah Samo membentang lahan seluas 467,75 hektare, dengan 129 hektare di antaranya berada di Desa Rambah Baru.

Sebagai pembanding, pada tahun 2025 total luas panen padi se-Kabupaten Rokan Hulu mencakup 3.520,4 hektare (1.752,4 ha padi sawah dan 1.768 ha padi gogo) dengan total produksi 18.390,62 ton GKP dan rata-rata produktivitas 5,22 ton/ha.

Untuk tahun 2026, Pemkab Rohul menargetkan rata-rata produktivitas sebesar 5,5 ton/ha melalui penerapan teknologi modern, peningkatan indeks pertanaman, benih unggul, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama. Tak sekadar meningkatkan hasil panen, Bupati Anton menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk menggali potensi Desa Rambah Baru lebih jauh.

"Kita ingin Rambah Baru tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi berkembang sebagai ikon agrowisata dan edukasi pertanian terpadu yang mengintegrasikan sektor pangan, peternakan, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur," tambah Bupati.

Di akhir acara, Bupati Anton membuka ruang dialog langsung dengan warga. Menanggapi kendala utama petani terkait ketersediaan air irigasi, Bupati menegaskan bahwa pengelolaan saluran air menjadi prioritas utamanya untuk segera dicarikan solusi bersama agar aliran air ke persawahan tetap lancar.

Sebagai bentuk dukungan konkret tambahan, Pemkab Rohul juga menyerahkan bantuan Pupuk NPK sebanyak 20 sak kepada Kelompok Tani Agri Pondok yang bersumber dari program CSR Perumda Rokan Hulu Jaya.(R19)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional