AJAIB..79 PNS di Bengkalis Statusnya tak Jelas, 4 Diantaranya Rutin Terima Gaji

Rabu,27 Juli 2016 | 17:14:40 WIB
AJAIB..79 PNS di Bengkalis Statusnya tak Jelas, 4 Diantaranya Rutin Terima Gaji
Ket Foto : Ilustrasi

 

BENGKALIS (RIAUSKY.COM)- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bengkalis mengungkap ada 4 orang pegawai negeri sipil di daerahnya yang berstatus tidak jelas. 
 
Tiga orang diantaranya disebutkan bertugas di Dinas Pendidikan, sedangkan seorang lainnya disebutkan bertugas di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar).
 
Data tersebut dibenarkan Sekretaris BKD Kabupaten Bengkalis, Dwi Qornialis saat ditemui wartawan di Bengkalis, Rabu, 27 Juli 2016. Pihaknya juga sudah melakukan penelusuran terhadap PNS dengan status tidak terdaftar tersebut. 
 
Dikatakan dia, Menindaklanjuti surat dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Wilayah Kantor Regional XII, disebutkan di lingkungan Pemkab Bengkalis, ditemukan 79 Pegawai Negeri Sipil (PNS)berstatus tidak jelas. Setelah ditelusuri,  ditemukan 4 orang diantaranya bahkan ternyata tidak terdaftar sebagai PNS.
 
Seluruhnya bertugas dan mereka menerima gaji dari pemerintah daerah yang dialokasikan melalui APBD Bengkalis.
 
Bahkan, disinyalir, jumlahnya tak cuma empat orang. Masih ada beberapa nama yang juga diduga tidak jelas, namun diantaranya ada juga yang sudah pensiun, sebagian lainnya datanya tidak ter update.
 
''kami masih melakukan penyelidikan terkait hal ini,'' ungkap dia.
 
Dari data yang diterima BKN Wilayah Kantor Regional XII Sumatera merilis bahwa dari 57.724 ASN secara nasional yang tidak jelas, ada 668 ASN diantaranya berada di Riau.
 
Dari 668 jumlah ASN tak jelas di Riau, di Bengkalis disebutkan ada 79 ASN berstatus tak jelas, Inhu 51 ASN, Inhil 74, Pelalawan 18, Rohul 59, Rohil 99, Siak 41, Kuansing 67, Kepulauan Meranti 3 dan Pekanbaru 115 ASN serta Dumai 59 ASN.(R03)
 

Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com

 
#PNS dan ASN Index »
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita"Otonomi" Index »
IKLAN BARIS