BANGKINANG (RIAUSKY.COM) - Guna mengoptimalkan penggunaan dana desa, Forum Rakyat Peduli Desa bakal menggelar kegiatan diskusi rakyat, Rabu, 22 November 2017 mendatang.
Kegiatan yang mengangkat tema 'Dana Desa Kemana?' ini akan digelar di emperan Ruko di jalan Sisingamangaraja, Bangkinang, Kampar.
Diskusi ini dilatarbelakangan oleh sebuah fakta bahwa semenjak Negara menggelontorkan dana ke Desa mulai tahun 2015 sebesar Rp 20,76 triliun (untuk 74.093 Desa), tahun 2016 sebesar Rp 46,98 triliun (untuk 74.754 Desa) dan 2017 sebesar Rp 60 triliun (untuk 74.954 Desa). Bahkan direncanakan dana Desa tahun 2018 sebesar Rp120 triliun, tapi anggaran yang besar itu tidak membuat perubahan signifikan di Desa.
Sejatinya program dana Desa adalah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan agar Rakyat Desa berkemakmuran. Tapi tujuan itu semakin termarjinalkan, semua akibat kerakusan Oknum Kades yang ingin makmur sendiri.
Nah, Diduga dana Desa hanya menjadi kegiatan yang penuh fiktifisasi dan komersialisasi. Kegiatan sarat dengan korupsi, makanya 900 kepala Desa se Indonesia masuk buih.
Bahkan dalam 4 bulanan saja ada 10.000 laporan terkait penyelewengan dana Desa. Ini pertanda bahwa situasi Desa sedang genting dan kehidupan Rakyatnya sedang terancam!
Maka untuk itu, Forum Rakyat Peduli Desa/Lurah se-Kampar mengundang seluruh element masyarakat kampar untuk dapat hadir dalam acara diskusi Rakyat pada, Rabu, 22 NOVEMBER 2017, pukul 13.00 Wib, di emperan ruko jalan Sisingamangaraja, Bangkinang. (*)
Listrik Indonesia

