MAKASSAR (RIAUSKY.COM) - Lagi-lagi, siswa menjadi korban perkosaan, parahnya yang melakukannya adalah kepala sekolahnya sendiri dan itu dilakukan di ruang kerjanya.
Profesi dan jabatan seseorang tidak selamanya sejalan dengan perbuatannya. Seperti halnya Said Sangkala, oknum kepala sekolah (Kasek), salah satu SD di Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dia dilaporkan orang tua siswinya karena diduga telah melecehkan anak didiknya di ruang kerja sendiri. Aksi itu diketahui berlangsung pada Agustus lalu. Tepatnya waktu istirahat belajar. Korbannya lebih dari satu orang.
Seperti yang diungkapkan PA, salah satu orang tua korban. Anaknya, Pilu (nama samaran), menjadi salah satu korban aksi gila dari sang kepala sekolah.
Tangis ayah korban itu kadang pecah setiap menceritakan peristiwa yang menimpa anak keduanya tersebut. Dia menuturkan kembali peristiwa kelam itu dari pengakuan anaknya.
Kekerasan seksual terhadap murid SD itu terjadi di ruang kerja kepala sekolah (Kasek), Said Sangkala. Saat itu lonceng tanda istirahat sekolah di Kecamatan Wajo, Makassar, tersebut baru saja berbunyi.
Said duduk di dalam ruang kerjanya. Dia meminta empat siswa membersihkan ruangannya. Ruangan itu bersih sebelum lonceng waktu istirahat selesai kembali berbunyi.
Listrik Indonesia

