Pendapatan Asli Daerah Kampar Surplus Sebesar Rp 27 Miliar

Selasa, 07 Juli 2020 | 20:43:37 WIB
Pendapatan Asli Daerah Kampar Surplus Sebesar Rp 27 Miliar
Ket Foto : Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si saat Paripurna agenda menyampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kampar terhadap RPP APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2019 di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar Bangkinang Kota, Se

BANGKINANG (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar untuk tahun 2019 mengalami kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih kurang sebesar Rp 27 miliar lebih.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto yang diwakili oleh Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si saat Paripurna agenda menyampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kampar terhadap RPP APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2019 di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar Bangkinang Kota, Selasa (7/7/20).

Lebih jelas Yusri menyampaikan, bahwa hal ini disampaikan Yusri terkait apresiasi yang diberikan oleh seluruh fraksi atas capaian  laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten kampar tahun 2019.

Untuk diketahui bahwa beberapa capaian tersebut antara lain, pemda kampar pada tahun 2019 kembali meraih predikat Opini Wajar Tampa Pengecualian (WTP) atau empat kali berturut-turut. 

Hal ini kembali diraih karena pemda kampar meraih penghargaan dari pemerintah pusat dengan meraih Dana Insentif Pusat (DID) sebesar lebih kurang Rp 52,7 miliar.

Kemudian untuk realisasi pendapatan kampar tahun 2019 sendiri lebih kurang Rp 2,740 triliun dari target Rp 2,698 triliun. Dimana peningkatan ini diraih dari kontribusi PAD yang target hanya Rp 235 miliar, akan tetapi pemda kampar meraih PAD lebih kurang Rp 262 miliar. Artinya realisasi PAD kampar tahun 2019 surplus sebasar Rp 27 miliar.

Selanjutnya terkait PAD kedepan pemda kampar akan terus berupaya untuk terus meningkatkan PAD, walaupun untuk tahun 2020 masih ada beberapa kendala dalam peningkatan PAD untuk tahun 2020, karena banyak restribusi dan PAD ditunda pemerintah yang disebabkan 
Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) dari provinsi belum selesai.

"Kemudian yang patut kita apresiasi juga terkait peningkatan Pendapatan Transfer sebesar Rp 2,360 triliun melebihi dari target sebesar Rp 2,246 T dengan demikian telah melebihi target lebih kurang sebesar Rp 14 miliar. (R10)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS