Kendalikan Inflasi, Jokowi Minta Kelembagaan Petani Dikuatkan, Penyaluran KUR Dipermudah

Kendalikan Inflasi, Jokowi Minta Kelembagaan Petani Dikuatkan, Penyaluran KUR Dipermudah
Presiden RI Joko Widodo membuka Rapat Rakornas Pengendalian Inlasi tahun 2021

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Rakornas Pengendalian Inlasi tahun 2021 dengan tema mendorong peningkatan peran UMKM pangan melalui optimalisasi Digitalisasi Untuk mendukung pemulihan ekonomi dan stabilitas Harga Pangan, yang dilakukan secara Virtual Rabu (25/08/2021).

''Semua harus di siapkan dari hulu sampai hilir kelembagaan petani dalam model faster ini harus diperkuat, badan usaha milik petani koperasi atau bumdes perlu dikembangkan  sehingga nilai tambah dari pasca panen perlu di tingkatkan,'' kata dia.

Begitu pun dengan akses pemasaran, dijelaskan Presiden Joko Widodo harus diperluas dengan menjalin kemitraan dengan industri.

Presiden Jokowi juga menjelaskan, akses pembiayaan juga perlu dipermudahkan atau di sederhakan.

Salah satu upaya yang dilakukan saat ini, sebut Jokowi, saat ini,  dalam hal pembiayaan, pemerintah akan terus mempercepat penyaluran KUR, terutama KUR pertanian yang platform tahun 2021 sebesar Rp 70 triliun khusus untuk KUR pertanian, dari total KUR yang ada Rp. 253 triliun.

Skema penyaluran KUR akan terus disempurnakan agar sesuai dengan karakteristik usaha-usaha dibidang pertanian, persyaratan KUR juga harus dipermudah.

KUR juga harus bisa dimanfaatkan sebagai peningkatan nilai tambah pasca panen seperti dalam pengadaan RMU( Rice milling unit), sehingga KUR semakin dirasakan manfaatnya bagi petani.

Selain itu juga saya minta Kepada para menteri, kepala lembaga dan kepala daerah untuk memperkuat pendampingan bagi para petani memanfaatkan teknologi termasuk platform digital untuk mendorong peningkatan produktivitas petani dan memotong panjangnya mata rantai pemasaran UMKM pangan.(mg2)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional