Kisah Petani Sukamaju Menaklukkan Lahan Gambut dengan Jagung

Kisah Petani Sukamaju Menaklukkan Lahan Gambut dengan Jagung

BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Di tengah cuaca yang tidak menentu, hamparan jagung di Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau, justru tumbuh subur di atas lahan gambut. Lahan seluas sekitar dua hektare yang dikelola BUMDes Restu Bersama itu kini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Dengan peralatan sederhana dan penyiraman manual setiap pagi dan sore, warga akhirnya berhasil melakukan panen perdana jagung dengan hasil mencapai sekitar 6 hingga 7 ton.

Pj Kepala Desa Sukamaju, Sunarto mengaku sempat tidak yakin tanaman jagung bisa tumbuh baik di tengah cuaca yang sangat panas.

“Kami sempat ragu karena saat penanaman cuaca sangat panas dan banyak terjadi kebakaran di mana-mana. Dengan alat seadanya, hanya menggunakan alat semprot manual untuk menyiram pagi dan sore, Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat hasilnya,” ujar Sunarto dikutip Jumat (15/5/2026).

Bagi warga Sukamaju, keberhasilan ini bukan hanya soal panen jagung, tetapi juga tentang membuktikan bahwa lahan gambut pesisir tetap memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan.

Mayoritas warga desa bekerja sebagai petani. Karena itu, keberhasilan panen tersebut mulai membuka optimisme baru bahwa pertanian di wilayah pesisir Bengkalis masih bisa berkembang meski menghadapi keterbatasan sarana dan perubahan cuaca.

"Saat ini warga berharap adanya dukungan pemerintah, terutama terkait pupuk bersubsidi dan pembangunan irigasi sederhana agar pengembangan tanaman lain seperti cabai dapat dilakukan," ungkapnya.

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso menilai keberhasilan tersebut menjadi contoh semangat kemandirian masyarakat desa dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Di tengah isu defisit dan efisiensi anggaran, masyarakat dan BUMDes justru membuktikan kemandirian pangan. Tanpa irigasi yang mewah, hanya dengan kerja keras mencangkul, lapangan yang gambut ini bisa menghasilkan 6 sampai 7 ton jagung,” katanya.

Menurutnya, potensi pertanian di wilayah pesisir Bengkalis masih sangat terbuka jika didukung pengelolaan yang tepat dan keterlibatan masyarakat desa.

Dukungan juga datang dari Polres Bengkalis. Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Aritonang menegaskan pihaknya siap mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah. 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional