BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM) - Karena sering disiram oeh air hujan dalam beberapa minggu ini, ditambah lagi kurang bagusnya pengerjaan dilakukan rekanan tiga tahun silam, plafon ruangan Tata Usaha ( TU ) UPTD Pendidikan Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rohil, roboh dan tidak bisa ditempati lagi.
"Kalau plafon itu tidak segera dilakukan perbaikan, maka tidak menutup kemungkinan seluruh bangunan kantor UPTD Pendidikan kita ini mengalami roboh total," kata Kepala UPTD Pendidikan Rantau Kopar, Samsuri SPd, Senin (13/9/2017).
Dijelaskannya, bahwa semenjak beberapa bulan belakangan ini plafon itu hampir setiap hari berjatuhan dari atas. "Tapi, pagi ini yang paling besar robohnya," terang Samsuri.
Dikatakannya, karena plafon yang roboh pihaknya tidak bisa memperbaiki. "Kalau atap bocor bisalah kita ganti, tapi ini plafon coran yang roboh, jadi memang wajib pakarnya yang memperbaikinya, dan untuk perbaikan itu pula tidak sedikit dana dibutuhkan, sementara dana kita terbatas," paparnya.
Diterangkannya, jika bocor itu terdapat di empat titik. Diantaranya, ruangan Tata Usaha ( TU ), ruangan tamu dan teras. "Kalau hujan seperti sekarang ini, air masuk ke dalam ruangan. Jadi kita harus sigap mengepel sampai kering," ujarnya.
Dia mengatakan, jika kebocoran dan kerusakan ruangan kantor yang ia tempati dengan jajaranya itu sudah diketahui oleh Dinas Pendidikan dan DPRD Rohil. "Kendati sudah kita usulkan perbaikan, tapi sampai saat ini tidak terealisasikan juga perbaikannya," katanya.
Jadi, lanjut Samsuri, sebelum bangunan kantor UPTD Pendidikan itu roboh total. Ia berharap kepada pihak terkait segera mungkin dilakukan perbaikan. "Tentunya dengan cepat diperbaiki akan lebih bagus, sehingga kerja dan pelayanan kita kepada insan pendidik bisa lebih baik dan lebih maksimal," pungkasnya.(R15)
Listrik Indonesia

