RIAUSKY.COM - Mahasiswi cantik bernama Eka Putri Ayu Ningsih (18) harus meregang nyawa di jalan raya, Kamis (26/7/2018) setelah motornya dihantam truk.
Diketahui, korban merupakan warga Desa Rantau Puri Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari ini tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Kamis (26/7/2018). saat sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda beat nopol BH 6007 VD. Korban juga membonceng Animasari (27) IRT, alamat Desa Rantau Puri Kec Muara Bulian Kabupaten Batanghari.
Tabrak lari yang terjadi di Desa Betung Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, sekira pukul 8.00 tersebut diketahui merupakan seorang mahasiswi Universitas Jambi beserta seorang Ibu rumah tangga yang menjadi rekan korban.
"Iyo mahasiswa, duo orang yang jadi korban satu meninggal tadi mahasiswa dan yang dibonceng bibiknyo patah kaki," ujar Zainul (40) warga Pemayung.
Kabarnya, perempuan yang menjadi korban diketahui hendak menuju Kota Jambi melakukan daftar ulang kuliah
Kasat Lantas Polres Batanghari AKP La Ode Prasetyo mengatakan kejadian bermula kendaraan sepeda motor Honda beat yang dikendarai korban melaju dari arah Muara Bulian menuju Jambi.
Setibanya di TKP dari arah berlawanan datanglah kendaraan diduga truk yang identitasnya tidak diketahui.
Saat truk mendahului kendaraan yang berada di depannya karena jarak sudah terlalu dekat dengan sepeda motor Honda beat truk tersebut langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai korban.
"Dalam tabrakan tersebut penumpang terjatuh sebelah kiri jalan, sementara pengendara terjatuh tepat di bawah kendaraan yang tidak diketahui identitasnya sehingga pengendara meninggal di tempat," jelasnya seperti dikutip dari tribunjambi.com.
Dikatakannya pula kondisi jalan di sekitar tempat kejadian sedikit menikung, diduga menjadi penyebab kecelakan tersebut terjadi.
"Saat ini untuk korban meninggal telah dibawa ke puskesmas terdekat, sementara korban patah kaki tengah dilakukan perawatan di rumah sakit," ujar
Pascakejadian keluarga korban menggelar sweeping terhadap kendaraan yang melintas, Kamis (26/7/2018). Warga Desa Rantau puri yang merupakan kediaman korban melakukan sweeping terhadap kendaraan yang melintas. Terpaksa beberapa kendaraan batu bara harus dipaksa putar balik untuk dan kendaraan truk dari arah Jambi distop.
Kasat lantas AKP La Ode Fuad membenarkan terkait aksi sweeping warga tersebut, dikatakannya memang pascaterjadinya tabrak lari tersebut warga sekitar Rantau Puri melakukan sweeping. "Ya, kita sudah ke lokasi dan ada anggota yang berjaga di lokasi sweeping warga," ujarnya. (R03)
Listrik Indonesia

