Cerita Suram Anjing-anjing Dikarungi di Surakarta, Siap Dijagal untuk Dimakan Manusia

Jumat,26 April 2019 | 09:30:57 WIB
Cerita Suram Anjing-anjing Dikarungi di Surakarta, Siap Dijagal untuk Dimakan Manusia
Ket Foto : Anjing-anjing menunggu giliran untuk mati.

RIAUSKY.COM - Rekaman video dan gambar yang mengejutkan, telah tersebar. Menunjukkan kondisi suram di dalam rumah jagal di Surakarta, Indonesia, di mana anjing disembelih untuk dimakan manusia. 

Anjing-anjing tiba dengan truk di pabrik daging di kota Surakarta, yang dikenal sebagai Solo, dan diikat dalam karung sebelum dilemparkan ke dalam kandang kotor untuk menunggu nasib mereka.

Pekerja kemudian memukul hewan-hewan di kepala dengan potongan kayu besar, mengikat mereka dan menggorok leher mereka - saat beberapa dari mereka masih hidup.

Tontonan mengerikan ini terjadi di depan anjing lain, yang dipaksa untuk menonton, mengetahui bahwa mereka berada di baris berikutnya.

Gambar dan video tersebut ditangkap oleh kelompok kampanye Dog-Free Indonesia, yang mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti janjinya untuk membasmi perdagangan anjing.

Lola Webber, Yayasan Change For Animals, mengatakan: "Anjing ditangkap dari jalanan dan dicuri dari rumah orang untuk dibawa dalam perjalanan panjang - sering berlangsung berhari-hari - penuh sesak dengan truk pick-up atau di karung goni, mulut mereka tertutup rapat sehingga mereka sulit bernapas. 

"Mereka kemudian dibawa ke rumah jagal kotor di mana mereka menyaksikan anjing lainnya dibantai saat mereka menunggu giliran, gemetar ketakutan. 

"Ekspresi mata mereka menghantui, dinding-dinding berceceran darah tak terlupakan," ujar Lola sebagaimana dilansir dari Daily Mail. 

Investigasi dan laporan terbaru aktivis mengungkapkan, sekitar 13.700 anjing yang tidak diketahui penyakit dan status vaksinasi, terus ditangkap dan dicuri setiap bulan dari jalan-jalan kota di seluruh Jawa - pulau terpadat di Indonesia.

Jawa Barat adalah 'pusat pasokan' untuk wilayah ini, mengimpor anjing ke pusat kota Solo yang padat penduduk. 

Di sini, anjing-anjing disembelih dan dijual di salah satu dari 82 restoran kota secara terbuka mengiklankan daging.

Di Surakarta saja, diperkirakan 1.200 anjing disembelih setiap hari untuk daging mereka, meskipun statistik resmi tentang perdagangan sulit didapat.

Indonesia adalah negara Muslim terpadat di dunia, yang menganggap haram daging anjing - atau dilarang - dan karenanya kebanyakan orang Indonesia tidak memakannya.

Namun, di antara beberapa kelompok minoritas hidangan ini tetap populer dan sering dikaitkan dengan perayaan atau perayaan keluarga, seperti pernikahan dan pembaptisan.

Seperti di banyak bagian lain di Asia, daging anjing juga dikonsumsi untuk khasiat kesehatan yang dirasakan seperti menyembuhkan masalah kulit, demam berdarah dan asma, sebagai pendorong umum untuk sistem kekebalan tubuh, atau meningkatkan stamina pria.

Indonesia memiliki undang-undang yang ketat terkait dengan penjualan daging anjing, yang melarang binatang dibawa masuk dari luar negara tempat mereka dijual.

Hewan juga seharusnya divaksinasi penuh terhadap penyakit seperti rabies, dan bersumber dari peternakan yang dapat diandalkan.

Namun, para pegiat mengatakan, aturan seperti itu jarang ditegakkan dan percaya hingga 90 persen anjing yang dibunuh untuk diambil dagingnya dicuri dari pemilik atau dari jalanan.

Pemerintah Indonesia berjanji untuk sepenuhnya memberantas perdagangan pada tahun 2018, tetapi pasar dan restoran yang menjual daging anjing terus beroperasi secara terbuka.  

Dr. Katherine Polak, dari kelompok FOUR PAWS, menambahkan: "Kita tahu bahwa upaya pengendalian dan eliminasi rabies sia-sia tanpa menyikapi perdagangan daging anjing, yang merupakan satu-satunya perdagangan yang dikenal untuk mendorong pergerakan massa anjing tanpa kendali penyakit, yang tidak diketahui dan status vaksinasi. .

"Ini memfasilitasi penyebaran penyakit dan mengganggu segala upaya, untuk mencapai cakupan vaksinasi anjing yang diperlukan yang pada akhirnya harus menghilangkan penyakit dari populasi anjing.

"Janji untuk bertindak telah dibuat dari Kementerian Pertanian pemerintah pusat. DMFI dan jutaan pendukung yang kami wakili di seluruh dunia memuji posisi ini. 

"Tetapi kata-kata ini perlu menghasilkan komitmen untuk perubahan, melalui tindakan yang kuat dan berdampak. 

"Untuk saat ini, perdagangan ilegal terus berlanjut, mengancam kesehatan dan keselamatan jutaan orang Indonesia, dan mengakibatkan penderitaan ribuan hewan setiap hari." (R03)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS