Stan RAPP, APR dan RER Ramaikan Pelalawan Expo 2019

Rabu,09 Oktober 2019 | 17:02:03 WIB
Stan RAPP, APR dan RER Ramaikan Pelalawan Expo 2019
Ket Foto : PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ikut serta di acara Pelalawan Expo 2019 yang secara resmi dibuka Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution bersama Bupati Pelalawan HM Harris Ahad (6/10/2019), di lapangan Kreatif Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. 

PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ikut serta di acara Pelalawan Expo 2019 yang secara resmi dibuka Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution bersama Bupati Pelalawan HM Harris Ahad (6/10/2019), di lapangan Kreatif Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. 

Pelalawan Expo ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pelalawan yang ke-20 pada tanggal 12 Oktober 2019 mendatang.

Pada Pelalawan Expo 2019 kali ini, stand PT RAPP tidak hanya menampilkan hasil serat kayu menjadi kertas tetapi juga menampilkan serat kayu menjadi serat viskosa dari Asia Pacific Rayon (APR) dan juga hasil kamera trap dari Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Tak hanya produk kertas, serat viskosa dan hasil kamera trap saja, juga dipajang berbagai kerajinan tangan dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang dibina Community Development (CD) melalui Program School Improvement.

Head of Education CD RAPP, Sundari Berlian menjelaskan program ini merupakan program pengembangan masyarakat dan ini menjadi program unggulan. Sebelumnya program ini merupakan bagian dari Pelita Pendidikan.

"Program ini dirancang untuk guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah. Beberapa pelatihan juga diadakan untuk mengembangkan skill para guru sehingga mutu dan kualitas siswa juga meningkat," ujar Sundari yang akrab disapa Neneng.

Selain pembelajaran, pelatihan yang diberikan ke sekolah mitra ini juga bertujuan untuk meningkatkan akreditasi sekolah dan mendukung sekolah Adiwiyata.

"Sejumlah sekolah binaan kita sudah ada yang mendapatkan adiwiyata, bahkan prestasinya meningkat. Untuk akreditasi, bukti fisik kegiatan di sekolah sangat penting, tanpa itu tidak masuk penilaian akreditasi. Kemudian juga dibutuhkan pengayaan penyiapan materi kesiapan akreditasi dari sekolah mitra," ucapnya.

Neneng menyebutkan saat ini total sekolah yang mengikuti Program School Improvement berjumlah 60 sekolah yang tersebar di lima kabupaten. (Rls)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
#RAPP Index »
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS